Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Penipuan CPNS Mencuat di Jatim, Rugi Ditaksir Tembus Rp20 M

Kasus dugaan penipuan seleksi CPNS mencuat di Jawa Timur dengan kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar dan korban diduga lebih dari 20 orang. Sejumlah korban melapor ke SPKT Polda Jawa Timur pada Sabtu (8/8). Kuasa hukum korban, Ketut Surya Putra, menyebut seorang bernama OP, pemilik lembaga pelatihan kerja PT PTC di Sidoarjo, dilaporkan dalam laporan awal. Modusnya, oknum militer aktif mendekati korban yang gagal tes CPNS 2024-2025 dan menawarkan jalur seleksi 'susulan'. Korban dipertemukan dengan OP yang menjanjikan lolos ke instansi seperti kementerian, kejaksaan, IPDN, dan BUMN dengan bayaran Rp300 juta hingga Rp700 juta.

Setelah membayar, korban mengikuti tes akademik, fisik, psikologi, dan kesehatan yang dibuat seolah-olah resmi. OP mengirimkan surat keputusan dan jadwal berkop lembaga negara, tetapi belakangan diketahui palsu. Lima korban yang melapor di tahap awal mengalami kerugian Rp3,5 miliar. Salah satu korban, DYA (27), membayar Rp625 juta. DYA mengikuti tes di sebuah ruko di Surabaya, RS Kementerian Kesehatan Surabaya, dan Lapangan Bogowonto, tetapi penempatan terus diundur dan uang tak kunjung kembali. Sejumlah korban juga disebut mendapat intimidasi dari oknum institusi militer. Polda Jawa Timur belum memberikan keterangan resmi.

Berita terkait