Penipuan CPNS Mencuat di Jatim, Rugi Ditaksir Tembus Rp20 M
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kasus dugaan penipuan seleksi CPNS mencuat di Jawa Timur dengan kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar dan korban diduga lebih dari 20 orang. Sejumlah korban melapor ke SPKT Polda Jawa Timur pada Sabtu (8/8). Kuasa hukum korban, Ketut Surya Putra, menyebut seorang bernama OP, pemilik lembaga pelatihan kerja PT PTC di Sidoarjo, dilaporkan dalam laporan awal. Modusnya, oknum militer aktif mendekati korban yang gagal tes CPNS 2024-2025 dan menawarkan jalur seleksi 'susulan'. Korban dipertemukan dengan OP yang menjanjikan lolos ke instansi seperti kementerian, kejaksaan, IPDN, dan BUMN dengan bayaran Rp300 juta hingga Rp700 juta.
Setelah membayar, korban mengikuti tes akademik, fisik, psikologi, dan kesehatan yang dibuat seolah-olah resmi. OP mengirimkan surat keputusan dan jadwal berkop lembaga negara, tetapi belakangan diketahui palsu. Lima korban yang melapor di tahap awal mengalami kerugian Rp3,5 miliar. Salah satu korban, DYA (27), membayar Rp625 juta. DYA mengikuti tes di sebuah ruko di Surabaya, RS Kementerian Kesehatan Surabaya, dan Lapangan Bogowonto, tetapi penempatan terus diundur dan uang tak kunjung kembali. Sejumlah korban juga disebut mendapat intimidasi dari oknum institusi militer. Polda Jawa Timur belum memberikan keterangan resmi.
Bagikan
Berita terkait
Polda Jatim Usut Dugaan Penipuan CPNS Libatkan Prajurit, Rugi Rp20 M
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.28
Polda Jatim Usut Dugaan Penipuan CPNS, Kerugian Korban Capai Rp20 M
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.28
Jatim Kirim Bantuan Rp985,8 Juta Hingga Tim SAR untuk Korban Gempa NTT
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.37
Perusahaan Trading Ini Pecah Rekor Rugi Rp 246 Triliun Sebulan
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.00