Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Penjelasan Pakar Penyebab Pikiran Negatif Sulit Hilang di Kepala

Studi dari Tilburg University dan KU Leuven mengungkapkan bahwa pikiran negatif sulit hilang akibat interaksi antara emosi buruk dan kebiasaan ruminasi. Penelitian terhadap 179 orang dewasa menunjukkan bahwa individu dengan gejala depresi dan kecemasan sosial tinggi cenderung terjebak pada penafsiran negatif terhadap situasi ambigu, meskipun telah ada informasi pembanding yang baru.

Para peneliti menekankan pentingnya fleksibilitas berpikir daripada sekadar memaksa berpikir positif. Kemampuan untuk mempertimbangkan penjelasan alternatif yang rasional, mengelola emosi, serta mencari dukungan sosial menjadi kunci untuk memutus siklus pikiran negatif tersebut. Studi ini menyimpulkan adanya hubungan timbal balik yang saling memperkuat antara pikiran dan emosi.

Berita terkait