Penyebab Banjir Bandang Nepal-Tibet: Gletser Himalaya Runtuh Sempat Dikira Gempa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet pada 27 Agustus 2025 menyebabkan setidaknya 157 orang tewas, dengan perkiraan korban akan meningkat. Bencana ini dipicu oleh runtuhnya bagian bawah gletser Himalaya yang jatuh ke dasar lembah, menerobos sungai Lhende Khola. Survei Geologi AS (USGS) awalnya mencatat gempa magnitudo 4,4, namun kemudian mengoreksi bahwa sinyal tersebut berasal dari tanah longsor, bukan gempa bumi. Gletser yang runtuh beserta batu dan es menciptakan guncangan serupa gempa sekaligus menyapu jalur perbatasan, menghantam pelabuangan Gyirong di Tibet dan wilayah Nepal, menyapu jalan, proyek listrik, dan menenggelamkan desa-desa. Evakuasi dilakukan untuk sekitar 5.000 orang di Bihar, India. Upaya penyelamatan dilakukan oleh kepolisian dan militer, meski helikopter kesulitan mendarat di beberapa daerah akibat air yang tinggi dan endapan lumpur. PBB dan India sedang memobilisasi bantuan logistik, sementara Korea Selatan mengirimkan tim respons cepat. Lebih dari 400 orang masih dilaporkan hilang, termasuk 133 warga India dan 9 warga Korea Selatan yang bekerja di proyek listrik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 04.45
Fakta Banjir Bandang Nepal-Tibet: Kronologi, Penyebab, dan Ratusan Korban Hilang
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 04.22
160 Orang Tewas, Ratusan Hilang usai Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal-Tibet
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 06.10
Update Terkini Banjir Bandang Nepal-Tibet, Ratusan Tewas dan Hilang
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.00
Dalai Lama Sampaikan Belasungkawa bagi Korban Banjir Bandang Nepal-Tibet
Berita terkait
Kemlu Buka Suara soal Banjir Bandang Nepal-Tibet, Bagaimana Nasib WNI?
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.40
Longsoran Es Himalaya dan Perubahan Iklim Diduga Picu Banjir Bandang di Nepal
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 13.06
Detik-detik Sejumlah Desa Tersapu Banjir Bandang dalam Sekejap, 157 Orang Tewas
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 07.17
Penyebab dan Jumlah Korban Terbaru Banjir Bandang Nepal-Tibet
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.00