Perang Saudara Sadis Tetangga RI: Warga Ibadah Dirudal-Ibu Hamil Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rezim militer Myanmar melancarkan belasan serangan udara terhadap target sipil di Kotapraja Ponnagyun dan Thandwe, Negara Bagian Rakhine, termasuk kawasan Pantai Ngapali yang terkenal. Serangan yang berlangsung sejak pekan lalu menewaskan sedikitnya delapan warga sipil, termasuk seorang wanita hamil dan seorang biksu Buddha, serta melukai puluhan orang lainnya. Jet tempur rezim menjatuhkan bom berbobot 500 pon di sekitar pemukiman, kuil, hotel, sekolah, dan restoran.
Kelompok pemberontak Arakan Army (AA) melaporkan bahwa serangan ini membongkar jurang antara retorika perdamaian rezim dan tindakan nyatanya di lapangan. Saat ini AA telah menguasai 14 dari 17 kotapraja di Rakhine serta Kotapraja Paletwa di Negara Bagian Chin, menjadikannya kelompok bersenjata etnis paling kuat di Myanmar. Pasukan rezim militer terdesak hingga hanya bertahan di wilayah pesisir Sittwe dan Kyaukphyu.
Eskalasi serangan udara yang menyasar warga sipil diduga kuat didorong oleh motivasi balas dendam atas kekalahan beruntun militer di medan tempur darat. Sebagian penduduk memilih melarikan diri dari kota, sementara sisanya terpaksa bertahan karena tidak memiliki biaya untuk mengungsi. Situasi ini menimbulkan krisis kemanusiaan yang terus memburuk di kawasan Rakhine.
Bagikan
Berita terkait
Myanmar Akui 309 Ribu Pengungsi Rohingya sebagai Mantan Penduduk Rakhine
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.03
Pasukan Korea Utara Perkuat Kekuatan Rusia di Ukraina
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.09
Iran Pastikan Amerika tak Berhak Lintasi Selat Hormuz
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.04
Tentara Yaman Klaim Lancarkan 181 Operasi terhadap Houthi dalam 24 Jam
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 10.30