Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Percepat Layanan Publik & Penyaluran Bansos, IKD Kunci Transformasi Digital

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Dukcapil mempercepat penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai fondasi Digital Public Infrastructure (DPI) dan transformasi digital pemerintahan. Menteri Tito Karnavian menyatakan basis data kependudukan Dukcapil paling lengkap di Indonesia, mencakup identitas, status keluarga, pekerjaan, hingga biometrik sidik jari, iris, dan pengenalan wajah. Per 31 Juli 2026, aplikasi IKD telah memiliki 21.152.840 pengguna aktif. IKD menyediakan layanan online seperti cetak KK, surat pindah, cek golongan darah, penerbitan akta kelahiran/kematian, serta perubahan data pendidikan dan status nonpermanen. Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan data valid dan terintegrasi adalah kunci percepatan pelayanan publik dan penyaluran bansos tepat sasaran. Bagi masyarakat, IKD menawarkan tiga fitur utama: berbagi QR Code data kependudukan, memindai QR Code penyedia layanan, dan Single Sign-On (SSO) untuk verifikasi aman. Kemendagri juga membangun sinergi dengan Dewan Energi Nasional (DEN) guna mengoptimalkan ekosistem data. Rencana pengembangan meliputi Remote Onboarding berbasis Liveness Detection, Digital Folder, berbagi data berbasis persetujuan, dan fitur aksesibilitas untuk penyandang disabilitas.

Berita terkait