Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendagri Sebut Data Dukcapil Jadi Fondasi Satu Data Indonesia & SPBE

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut data kependudukan yang dikelola Dukcapil menjadi fondasi penting Satu Data Indonesia dan transformasi digital pemerintahan. Data ini dianggap paling lengkap karena mencakup informasi penduduk yang terus diperbarui melalui layanan administrasi kependudukan, termasuk biometrik seperti sidik jari, retina, dan pengenalan wajah. Data tersebut bermanfaat untuk penyusunan kebijakan, membaca kondisi wilayah, dan menentukan program sesuai kebutuhan masyarakat.

Pemanfaatan data Dukcapil telah diterapkan dalam digitalisasi bansos. Uji coba di Kabupaten Banyuwangi menunjukkan hampir 70 persen data penerima bansos tidak tepat sasaran sebelum integrasi, namun setelah pemutakhiran menjadi lebih akurat. Data ini juga dipakai untuk pemilu dan layanan swasta seperti perbankan. Tito menegaskan Dukcapil menjadi platform utama Satu Data Indonesia dan SPBE, sehingga integrasi antarinstansi memudahkan pengambilan keputusan berbasis data.

Dukcapil juga mendorong Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyebut pengguna IKD yang sudah aktivasi dapat mengakses 11 layanan Dukcapil secara digital, dan ke depan IKD akan mendukung verifikasi, validasi, serta single sign-on dengan portal kementerian. Rakornas Dukcapil 2026 mengusung tema NIK dan IKD sebagai fondasi Digital Public Infrastructure dalam mendukung transformasi digital pemerintah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait