Percepat Penanganan Karhutla, Pembangunan Embung Dinilai Jadi Solusinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ardho Adam Saputra, Ketua Umum PRANTARA, menyarankan pembangunan embung sebagai solusi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Embung di lokasi rawan kebakaran dapat mempercepat pemadaman dan mendukung operasi water bombing helikopter. Sementara itu, perusahaan perkebunan harus mematuhi Permentan Nomor 6 Tahun 2025 yang mewajibkan sarana pemadam, komunikasi, transportasi, alat pendukung, serta embung penampungan air. Regulasi ini menetapkan batasan personel: 5 orang untuk lahan 25-500 ha, 10 orang untuk 501-1000 ha, dan 15 orang untuk di atas 1000 ha. Ardho menekankan embung harus dijadikan infrastruktur strategis mitigasi karhutla, bukan sekadar penampungan air.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.52
Petugas Gabungan Bersihkan Sekat Kanal Cegah Karhutla Kerumutan Meluas
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.47
Langkah Cepat Presiden Prabowo Tangani Karhutla Kalimantan Tuai Apresiasi
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 16.40
Prabowo Minta Tambahkan 500 Sumur Bor di Sumsel untuk Atasi Karhutla
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.23
Menteri Lingkungan Hidup Akui Keterbatasan Sumber Air Hambat Upaya Pemadaman Karhutla
Berita terkait
Polri Padamkan 62% Titik Api Karhutla, Sandri: Fokus Penanganan dan Penegakan Hukum
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 19.29
Prabowo Tiba di Sumatra untuk Tinjau Penanganan Karhutla
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 12.20
Karhutla Kalsel Ditargetkan Teratasi dalam Dua Pekan
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.48
Prabowo Bertolak ke Riau, Pastikan Karhutla Padam dan Tak Berulang
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 11.03