Perdagangan Jasa Kian Tekor Meski Warga RI Makin Minim ke Luar Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Neraca perdagangan jasa Indonesia kuartal II-2026 defisit US$5,9 miliar, naik dari US$4,4 miliar pada kuartal I-2026. Defisit didorong penurunan surplus jasa perjalanan dan peningkatan defisit jasa bisnis. Jasa transportasi tekor US$2,5 miliar, terutama freight akibat impor meningkat. Jasa perjalanan tetap surplus US$606 juta, naik dari US$1,09 juta, didorong kunjungan wisman naik 4,0 juta orang. Namun, wisnas luar negeri menurun menjadi 2,0 juta orang meski pengeluaran naik akibat Ibadah Haji. Secara keseluruhan, mayoritas jenis jasa mengalami defisit kecuali manufaktur dan pemerintahan.
Bagikan
Berita terkait
Neraca Pembayaran RI Defisit US$ 900 Juta, Ini Penyebabnya
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.36
Defisit Neraca Pembayaran Indonesia Mengecil di Kuartal II 2026
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.45
BI Catat Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan II 2026 Defisit
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.14
Motor Listrik Lipat Diperkenalkan, Hilangkan Kekhawatiran saat Parkir
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 11.10