Perjalanan ke Pengungsian Reo: Rumah Rusak dan Jalan Longsor akibat Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, NTT, menyebabkan kerusakan masif di Kabupaten Manggarai dan memaksa lebih dari 1.000 warga mengungsi di posko terbesar Mata Air Barang Kolong, Reo. Perjalanan dari Kota Ruteng ke Reo memakan waktu 1,5–2 jam melalui jalan berkelok-kelok yang rawan longsor. Sepanjang rute terlihat rumah-rumah warga rusak hingga roboh, serta tenda-tenda sederhana dari terpal yang didirikan warga di pinggir jalan karena memilih bertahan di dekat rumah, bukan mengungsi ke posko. Beberapa ruas jalan tertutup material longsor dan sempat lumpuh total sebelum dibersihkan oleh petugas.
Rombongan jurnalistik yang dikawal polisi sempat dihentikan warga di Jembatan Wae Pesi, batas masuk wilayah Reo. Warga mengeluhkan belum menerima bantuan dan meminta kondisi mereka disampaikan. Di lokasi pengungsian Reo, ratusan warga berkumpul di lapangan di samping sekolah yang juga terdampak. Meskipun dalam keterbatasan, dapur umum dan posko kesehatan telah beroperasi sejak hari pertama gempa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.51
Cerita Warga Manggarai, Dua Hari Hidup Tanpa Listrik Usai Gempa
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.24
Presiden Iran Kirim Pesan Duka Gempa NTT ke Prabowo, Siap Kirim Bantuan
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 00.53
BNPB percepat distribusi bantuan untuk penanganan darurat gempa NTT
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 23.04
HUT ke-81 RI, Dirut Pertamina Pimpin Aksi Kemanusiaan Gempa di NTT
Berita terkait
Pelukan Nenek Katarina Lindungi Cucunya dari Runtuhan Tembok saat Gempa NTT
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 07.42
Kisah Kakek di NTT Tertimpa Puing saat Selamatkan Cucu dari Gempa
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 06.45
PMI Salurkan Bantuan Hygiene Kit untuk Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.18
BNPB: Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7 NTT Berangsur Pulih
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.08