Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perjuangan Nakes RSUD Ruteng: Bertahan Merawat Pasien di Tengah Dingin Ekstrem Pascagempa

Setelah gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur, tenaga kesehatan (nakes) RSUD Ruteng di Kabupaten Manggarai ditarik untuk merawat pasien di tenda darurat di bawah suhu dingin ekstrem khas Kota Ruteng. Menurut Humas RSUD Ruteng, Yohana R. D. Mari, kondisi ini menjadi tantangan besar bagi para dokter dan perawat. Banyak dari mereka kelelahan hingga jatuh sakit, namun tetap bertugas—beberapa bahkan mendapatkan perawatan di ruang UGD sambil tetap membantu pelayanan. Akibatnya, sejumlah nakes akhirnya menjadi pasien, tetapi karena minimnya tenaga, mereka tetap bekerja setelah ditangani, termasuk dengan terapi infus. Untuk menjaga pelayanan tetap berjalan, RSUD Ruteng menerima tambahan tenaga medis dari luar daerah, termasuk dokter ortopedi, spesialis anestesi, tenaga laboratorium, perawat intensif, dan dokter emergency, bersumber dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RS WZ Johannes Kupang, dan daerah lain hingga 18 Agustus 2026. Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta mengirimkan bantuan sekitar Rp3,8 miliar dan tenaga kesehatan, sementara Pemprov NTB mengirimkan 55 tenaga kesehatan dan 34 ton beras untuk mendukung penanganan pascagempa di Flores, NTT.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait