Perkuat Budaya Zakat lewat Penguatan Literasi Filantropi Modern pada Generasi Muda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden menyatakan kepentingan penguatan literasi filantropi Islam modern di kalangan generasi muda untuk meningkatkan budaya berzakat, berinfak, dan bersedekah. Rizaludin Kurniawan Baznas menyampaikan hal ini dalam acara Hari Bermuhammadiyah 13 di UMJ Jakarta. Riset Indeks Literasi Zakat Baznas 2020-2024 menunjukkan kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku menunaikan zakat, terutama di kalangan Generasi Z yang masih banyak yang tidak mengenal perbedaan zakat, infak, sedekah serta cara membayar zakat fitrah dan menghitung zakat mal. Untuk mengatasi gap tersebut, pendidikan filantropi Islam perlu diberikan sejak dini dengan praktik seperti manasik zakat dan kegiatan ekstrakurikuler filantropi Islam, guna menghubungkan pengetahuan dengan perilaku yang benar.
Bagikan
Berita terkait
Baznas dan Kemenhaj Perkuat Sinergi Pengelolaan DAM Haji
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 08.59
Muktamar NU, BAZNAS Hadirkan Layanan Konsumsi, Kesehatan, Pengelolaan Sampah, dan Beasiswa
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 14.30
Farhan Dorong Zakat tak sekadar Bantuan, Dampaknya Harus Terukur
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.40
Empat Lembaga Teken MoU, Ekosistem Zakat dan Koperasi Syariah Diperkuat
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.47