Perkumpulan Atlet Tunarungu Klarifikasi soal Penggalangan Dana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (PATRIN) atau Indonesian Association of the Deaf Athlete (IADA) memberikan klarifikasi bahwa tidak ada proses penggalangan dana mandiri oleh atlet tunarungu Indonesia untuk kejuaraan internasional. PATRIN menegaskan diri sebagai satu-satunya organisasi resmi yang diakui International Committee of Sports for the Deaf (ICSD) untuk mengirim atlet tunarungu ke ajang internasional. Pengiriman atlet selama ini dilakukan melalui koordinasi resmi dengan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora). PATRIN tidak mengetahui adanya inisiatif penggalangan dana masyarakat dan menyatakan tidak pernah menerima koordinasi atau persetujuan terkait hal tersebut. Organisasi ini akan berkomunikasi dengan pihak terkait untuk menelusuri isu tersebut demi menjaga koordinasi yang profesional dan tidak merugikan atlet maupun nama Indonesia di tingkat internasional.
Bagikan
Berita terkait
Rekening Botok Diperiksa, Syahganda Bongkar: Tak Mungkin Tanpa Bohir
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 15.00
Lewat Daisy Chain Fields, Olivia Rodrigo Menggalang Dana Hingga Rp177 Miliar
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.14
Polisi Dalami Penggalangan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegiatan Sosial
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.43
Rekening Botok Pati Sempat Diblokir, Polda Metro Jaya Bilang Begini
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 00.37