Pertama di Indonesia, Sekolah Memiliki Waste Education Center
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yayasan Pribadi Kamila di Cianjur mengembangkan Waste Education Center (WEC) program pertama di lingkungan sekolah Indonesia. Program ini berjalan sejak Juni 2024 dengan empat pilar: mengurangi sampah, mengelola sampah, memanfaatkan hasil, dan dakwah lingkungan. Di TK, aktivitas meliputi pemisahan sampah, bernyanyi, dan menyiram tanaman. Di SD, sosialisasi tiap istirahat dan setelah shalat duha. Di SMP, fokus pada Pusaka sayur dan pemantauan harian. Di SMA, adopsi seluruh warga sekolah dengan rutin Selasa Berseka dan Jumat Bersih, serta pembuatan ecobrick dan habitat air lindi. Hasilnya, hampir 100% sampah organik didaur ulang, sampah plastik diminimalkan, dan kesadaran lingkungan meningkat. Data 2024 menunjukkan 36,7% sampah nasional belum terkelola, Jawa Barat produksi 13.410 ton/hari, Cianjur masih temukan sampah di sungai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 08.12
Strategi Jateng Mengubah Ribuan Ton Sampah Jadi Energi Berbuah Penghargaan
Berita terkait
Guru Literasi Jakarta dan Dinas Pendidikan DKI Perkuat Literasi dan Kreativitas Siswa lewat Gebyar Merdeka
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.08
Mahasiswa Bersih-bersih di Area CFD Bundaran HI, Ajak Warga Pilah Sampah
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 09.39
Pemkot Depok Siap Pidanakan Warga yang Buang Sampah Sembarangan
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 23.15
Zulhas Pastikan Keberadaan PSEL Tak Hilangkan Mata Pencaharian Pemulung
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.27