Zulhas Pastikan Keberadaan PSEL Tak Hilangkan Mata Pencaharian Pemulung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan memastikan keberadaan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi tidak akan mengurangi mata pencaharian pemulung. PSEL Bekasi diproyeksikan mampu mengolah 1.500 ton sampah per hari (70% dari total timbulan) serta menciptakan 1.000 lapangan kerja. Pemulung tetap dapat mengolah sampah yang belum dapat diolah teknologi PSEL dan bisa dilibatkan dalam proses pemilahan. Groundbreaking PSEL Bekasi dilakukan pada 26 Agustus 2026 sebagai respons terhadap krisis sampah kota yang menimbulkan 1.800 ton sampah harian dan cemaran gas metan di TPA Bantargebang. Pemerintah juga menyiapkan teknologi pirolisis untuk mengolah timbunan sampah lama di TPA menjadi BBM terbarukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.41
PSEL Kota Bekasi Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2028
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 14.45
Perizinan PSEL Dipangkas, Pemerintah Targetkan Pembangunan 15 Proyek Sampah Jadi Listrik
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 14.15
Danantara Resmikan Proyek PSEL Rp 3 Triliun di Bekasi, Solusi Atasi Darurat Sampah
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.53
Zulhas Sebut Program PSEL Baru Sasar 22 Persen Masalah Sampah RI
Berita terkait
Zulhas Cerita Diperintah Presiden Prabowo Urus Masalah Sampah
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.03
Zulhas Kebut Solusi Hulu-Hilir Atasi Krisis Sampah Bekasi
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.45
Gunungan Sampah Bekasi Bakal Disulap Jadi Listrik, Proyek Rp 3 T Dimulai
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.30
TNI Ikut Ubah Gunungan Sampah Jadi BBM, Bisa Olah 1.000 Ton Sehari
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.36