Pertama Kali AS Uji Tembak Torpedo dari Drone Bawah Laut di Inggris
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Inggris dan Amerika Serikat (AS) berhasil melakukan uji tembak torpedo dari drone bawah laut untuk pertama kalinya. Uji coba ini dilaksanakan di perairan Inggris pada pekan sebelumnya dan merupakan bagian dari kerja sama aliansi AUKUS yang melibatkan AS, Inggris, dan Australia. Berbeda dengan uji sebelumnya yang menggunakan kapal selam berawak, kali ini torpedo buatan AS diluncurkan dari kendaraan bawah air tak berawak. Pemerintah Inggris menyebut uji tembak ini sebagai 'penanda arah besar dalam teknologi kapal selam masa depan' dan menghasilkan 'terobosan signifikan bagi keamanan kawasan Euro-Atlantik serta keunggulan bawah air NATO'. Torpedo kelas berat yang diuji dikembangkan bersama oleh AS dan Australia, diluncurkan dari drone bawah laut berukuran 12 meter bernama Excalibur buatan Inggris. Menurut pemerintah Inggris, inovasi ini mendukung upaya negara-negara Barat dalam memodernisasi kemampuan tempur otonom untuk menghadapi ancaman dari Rusia dan Iran. Para ahli menilai penggunaan muatan mematikan dalam sistem nirawak ini sebagai langkah penting yang melebihi sekadar penggunaan untuk pengintaian.
Bagikan
Berita terkait
Alert! AS dan Inggris Tembak Torpedo Mematikan Lewat Drone Laut
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.30
Perang Baru Dimulai di Dasar Laut, Drone Jadi Senjata
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 20.50
AS Buka Suara soal Klaim Iran Tangkap Drone Bawah Laut di Selat Hormuz
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.40
IRGC: Teknologi Canggih AS tak Mampu Lolos dari Pengawasan Iran di Selat Hormuz
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.22