AS Buka Suara soal Klaim Iran Tangkap Drone Bawah Laut di Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeklaim telah menangkap drone bawah laut canggih jenis Dive-LD milik Amerika Serikat di Selat Hormuz pada Selasa (8/9). Iran menyebut operasi ini sebagai keberhasilan dalam mengamankan teknologi militer modern di jalur pelayaran strategis tersebut.
Namun, pihak Amerika Serikat melalui CENTCOM membantah klaim tersebut. Kapten Tim Hawkins menyatakan bahwa drone tersebut adalah model lama yang sudah rusak dan mengalami kendala teknis sebelum ditangkap, sehingga tidak membawa data sensitif maupun peralatan rahasia. Insiden ini memperpanjang ketegangan militer antara Washington dan Teheran di kawasan Teluk yang krusial bagi distribusi energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.11
AS Serang Kapal Tanker, Iran Balas Bidik Kapal Perang
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 14.19
Garda Revolusi Iran Mengamuk! Siapa pun Diserang Tanpa Pandang Bulu
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 11.05
IRGC Serang 2 Kapal AS dan 8 Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.47
Iran dan AS Saling Lempar Ancaman
Berita terkait
Tak Ingin Perang Selesai, Iran Bakal Paksa AS Tetap Saling Serang
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 20.40
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tegaskan Perlawanan Terhadap Agresor
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.31
Iran Kecam Kanada karena Dukung Aksi Militer AS di Selat Hormuz
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.47
Iran Ingatkan Aset Energi AS di Teluk Rentan Kena Serangan Balasan
Detik.com · 8 September 2026 pukul 14.12