Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertanian Regeneratif Jadi Upaya Selamatkan Kunang-Kunang di Desa Taro

Program konservasi kunang-kunang di Desa Taro, Gianyar, Bali dilakukan melalui pertanian regeneratif berbasis komunitas. Program ini mengharuskan petani mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk kimia, serta membangun habitat aman bagi kunang-kunang sebagai bioindikator lingkungan. Pendampingan dilakukan oleh Universitas Warmadewa melalui PBM sejak 24 Mei 2026 hingga 8 Agustus 2026. Proses dimulai dengan uji laboratorium tanah untuk menilai pH, bahan organik, NPK, residu pestisida, dan mikroba tanah. Hasil digunakan untuk Soil Health Index dan pembuatan pupuk organik serta pengendalian hama berbasis hayati. Kawasan dirancang dalam tiga zona: inti habitat, penyangga, dan pertanian regeneratif. Program diharapkan menjadi model konservasi berbasis masyarakat dan mendukung ekowisata Bali.

Berita terkait