Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Kunang-Kunang Hilang Satu per Satu, Ahli IPB Ungkap Biang Keroknya

Kunang-kunang semakin jarang dijumpai di alam liar akibat kerusakan habitat dan polusi lingkungan. Menurut Kesumawati Hadi dari IPB, kunang-kunang merupakan bioindikator kesehatan ekosistem. Penurunan populasi disebabkan oleh alih fungsi lahan hijau menjadi permukiman atau industri, polusi cahaya LED yang mengganggu reproduksi, serta penggunaan insektisida kimia dan perubahan iklim. IUCN mencatat 11-20% spesies kunang-kunang global terancam, termasuk di mangrove Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Untuk menjaga populasi, masyarakat dapat mengurangi pencahayaan berlebih, menggunakan pupuk organik, serta menjaga kebersihan sungai dan saluran air.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait