Perusahaan Jepang Ini Ngadu RI Diserang Bahan Baku Popok Asal China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) Frida Adiati mengungkapkan lonjakan impor Superabsorbent Polymers (SAP) asal China sebesar 94% dalam volume dan 81% dalam nilai selama Januari-Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Impor SAP yang masuk dalam klasifikasi HS 3906.90.92 dan 3906.90.99 ini naik dari 46.824.693 kg (US$72.918.080) pada 2025 menjadi 90.621.285 kg (US$131.995.746) pada 2026. SAP digunakan sebagai bahan baku untuk produk popok dan sanitary. Lonjakan ini menjadi bagian dari penyelidikan antidumping yang dilakukan KADI terhadap produk SAP asal China, yang dimulai pada 14 Agustus 2026 atas permohonan PT Nippon Shokubai Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Mulai Penyelidikan Antidumping Produk SAP China
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.31
Ekspor China Tumbuh 23,9% pada Juli 2026, Produk Ini jadi Penopang
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.15
Jawab Kendala Impor China, Natindo Cargo Optimalkan Pengiriman Kargo Terpadu
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 20.10
Sanksi Ekonomi Trump Ancam Negara Pendukung Iran Bikin China Serba Salah
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 11.31