Sanksi Ekonomi Trump Ancam Negara Pendukung Iran Bikin China Serba Salah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengumumkan "Economic D-Day" terhadap Iran dengan ancaman sanksi ekonomi total bagi negara mana pun yang memberi bantuan kepada Iran. Strategi ini menghambat perekonomian Iran yang sedang dalam perang laut selama 6 bulan. Sanksi mencakup larangan penyelundupan minyak, transfer logistik, swap lines, dan penggunaan perusahaan bayangan. China terdampak serius karena mengimpor lebih dari 80% minyak mentah Iran. UAE menghentikan perdagangan dengan Iran setelah Iran meluncurkan rudal ke perairan mereka. Meskipun militer Iran diserang secara intensif, pejabat Iran menolak melunakkan posisi negosiasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 16.00
China Tolak ‘Economic D-Day’ Trump terhadap Iran, Sebut Sanksi Tak Menyelesaikan Masalah
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 07.24
Trump Umumkan Operasi Ekonomi Sasar Iran, Ancam Sanksi ke Negara Pendukung
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.58
Trump Klaim Selat Hormuz Kini Berstatus Wilayah Amerika
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.49
Negosiasi Buntu, Trump Sebut Iran Tak Punya Pemimpin Definitif
Berita terkait
AS Sanksi Industri Otomotif dan Kereta Iran
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 11.15
Harga Minyak Mentah Naik, Trump Bakal Tingkatkan Serangan ke Iran
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 08.07
Harga Minyak Dunia Melesat 1,27% usai Trump Tolak Proposal Damai Iran
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.56
Harga Minyak Menguat Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.32