Indonesia Mulai Penyelidikan Antidumping Produk SAP China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5145255/original/031334600_1740703507-WhatsApp_Image_2025-02-27_at_14.41.58.jpeg)
Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) memulai penyelidikan antidumping Superabsorbent Polymers (SAP) impor dari China. Produk ini masuk HS Code 3906.90.92 dan 3906.90.99. Penyelidikan ditujukan untuk mengatasi kerugian industri dalam negeri akibat peningkatan impor SAP China. Total impor SAP periode Januari 2022–Desember 2025 mencapai 570.543 ton, dengan 354.918 ton (62%) berasal dari Tiongkok. Penyelidikan dilakukan selama 12 bulan dengan potensi diperpanjang hingga 18 bulan sesuai PP No. 34/2011. Hasil kajian awal KADI menemukan adanya peningkatan impor SAP yang menimbulkan dampak negatif bagi produsen dalam negeri.
Bagikan
Berita terkait
Perusahaan Jepang Ini Ngadu RI Diserang Bahan Baku Popok Asal China
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.55
2 Juta Ton Baja Lapis Seng China Masuk RI, Industri Lokal Kena Imbas
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.00
Indonesia Mulai Selidiki Dugaan Antidumping Baja Galvanis Asal China
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 14.44
Bahaya! Industri RI Ini Paling Banyak Dihajar Barang Impor
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.26