Pesan Kemerdekaan dari Seniman Ludruk Kartolo: Berikan Panggung untuk Generasi Penerus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seniman ludruk legendaris Kartolo dan Kartini (Ning Tini) menyampaikan harapan untuk kemerdekaan berkarya pada peringatan HUT RI ke-81. Keduanya merupakan peludruk paling senior di Surabaya yang pernah mengalami masa kejayaan ludruk pada era 1970-an, ketika pertunjukan semalam suntuk menjadi hiburan utama masyarakat dan peludruk bisa pindah panggung dua hingga tiga kali sehari. Saat ini, kesenian ludruk menghadapi tantangan eksistensial: perubahan selera hiburan akibat perkembangan teknologi, minimnya panggung pertunjukan, dan kesulitan regenerasi kader muda. Pertanyaan fundamental yang diajukan kedua seniman ini adalah apakah ludruk masih mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitas sebagai kesenian tradisional, dan apakah pelaku seni tradisional masih memiliki ruang serta panggung untuk berkarya di era modern.
Bagikan
Berita terkait
Negara Ini Dikecam karena Bantai 23 Gajah untuk Hidangan Perayaan Kemerdekaan
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 14.13
Pertunjukan The Legend of Roro Jonggrang Tampil Malam Ini, Jumat 2 Oktober 2026
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 11.30
Kemenperin Soroti Krisis Regenerasi, 26 Ribu Perajin Batik Hilang
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 08.17
Keffiyeh untuk Megawati, Pesan Kemerdekaan Palestina Kembali Disuarakan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 19.08