Peta Harta Karun Tambang RI Terungkap! Nilanya Rp71.554 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia menyimpan harta karun dari sektor pertambangan mineral dan batu bara (minerba) sebesar US$4 triliun atau setara Rp71.554 triliun, dengan asumsi kurs Rp17.888 per US$. Dari total kekayaan tersebut, sekitar dua pertiga berasal dari sektor batu bara. Komisaris Utama PT Aneka Tambang (Antam), Irwandy Arif, menyampaikan bahwa batu bara memberikan kontribusi besar terhadap penghasilan sektor pertambangan nasional. Namun, pendapatan Indonesia dari batu bara pada tahun 2021 hanya mencapai US$47 miliar atau setara Rp733,9 triliun, yang berarti tingkat pengembalian ekuitas (ROE) sangat rendah, sekitar 1,2%.
Berdasarkan catatan Kementerian ESDM, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor minerba pada tahun 2023 mencapai Rp173 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp146,07 triliun atau 118,41% realisasi. Kekayaan batu bara Indonesia didukung oleh sumber daya yang melimpah, dengan total sumber daya batu bara mencapai 99,19 miliar ton dan cadangan sebesar 35,02 miliar ton. Dengan cadangan tersebut, umur batu bara Indonesia diperkirakan masih mencapai 70 tahun dengan asumsi produksi tahunan 600-700 juta ton.
Irwandy menegaskan bahwa batu bara akan tetap menjadi energi utama Indonesia dalam 10 hingga 40 tahun ke depan, terutama karena relatif murahnya dibandingkan sumber energi lain. Saat ini, batu bara mendominasi pasokan energi nasional sebesar 42,4%, diikuhi oleh minyak dan gas.
Bagikan
Berita terkait
RKAB 2026: Harga Mineral Naik, Industri Mulai Tertekan
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 20.00
Bahlil: Dirjen Minerba Sekarang Merangkap Jadi VP Pengadaan Batu Bara
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.01
RKAB Dipangkas, ESDM Pamer Setoran ke Negara Melejit!
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.20
Setoran Tambang Batu Bara-Nikel Cs Tembus Rp108 T Sampai Agustus 2026
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 11.45