RKAB Dipangkas, ESDM Pamer Setoran ke Negara Melejit!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM mencatat kenaikan PNBP subsektor mineral dan batu bara mencapai Rp 108 triliun per 31 Agustus 2026, meningkat Rp 21 triliun dari tahun sebelumnya. Penataan RKAB 2026 memangkas produksi batu bara 8 juta ton bulanan dan nikel 13 juta ton bijih. Meskipun produksi turun, PNBP batu bara naik Rp 7 triliun dari Rp 59 triliun menjadi Rp 66 triliun, sementara nikel melonjak Rp 11 triliun dari Rp 10 triliun menjadi Rp 21 triliun. Kebijakan optimum production seimbangkan volume produksi dengan kebutuhan pasar, DMO, harga, logistik, dan keberlanjutan cadangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.17
Kementerian ESDM Prediksi Permintaan Batu Bara Global Turun dalam 5 Tahun
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.10
PNBP Nikel Capai Rp21 Triliun per Agustus 2026, Naik Dua Kali Lipat
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.39
423,71 Juta Ton Batu Bara Dikeruk Hingga Juli 2026
Berita terkait
Setoran Tambang Batu Bara-Nikel Cs Tembus Rp108 T Sampai Agustus 2026
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 11.45
RKAB Dipangkas, Produksi Batu Bara RI Turun 8 Juta Ton/Bulan di 2026
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.45
ESDM Pastikan RKAB Tambang 2027 Tetap Berlaku Tahunan
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 21.30
Bahlil Hati-Hati Soal Target Produksi Tambang di RKAB, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 09.40