Petaka Bakal Makin Sering Serang Dunia, Terkuat yang Pernah Tercatat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena El Niño diperkirakan akan mencapai kekuatan tertinggi sepanjangan masa pada 2027, melampaui rekor sebelumnya. Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Celeste Saulo, menyatakan bahwa tren pemanasan suhu permukaan Samudra Pasifik ini berada di luar grafik yang telah diketahui selama empat dekade terakhir. Hampir 100% peluang El Niño akan berlanjut hingga Februari 2027, dengan suhu laut yang tidak normal menjadi penyebab utamanya.
El Niño terjadi secara alami setiap dua hingga tujuh tahun akibat melemahnya angin pasat, yang menyebabkan perubahan pola curah hujan dan suhu global. Fenomena ini telah mempengaruhi produksi komoditas di wilayah tropis, termasuk krisis pangan di Koridor Kering Amerika Tengah yang diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir tahun ini.
Untuk menghadapi ancaman ini, WMO meningkatkan upaya kesiap-siagaan dan peringatan dini. Organisasi ini berkomitmen bekerja sama dengan mitra PBB dan sistem kemanusiaan untuk menyediakan intelijen iklim yang mendukung pengelolaan bencana serta sektor sensitif seperti pertanian, kesehatan, energi, dan sumber daya air. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menegaskan bahwa ilmu pengetahuan mengungkapkan bahwa perairan global sedang memanas dengan cepat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 10.16
BMKG: Musim hujan Bengkulu mundur hingga Dasarian III Oktober 2026
Detik.com · 3 September 2026 pukul 05.45
Gurun Terkering di Bumi Mendadak Bersalju, Apa yang Terjadi?
Berita terkait
Dunia Dihantam Neraka Bolong, Sekjen PBB Beri Ramalan Mengerikan
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 14.15
PBB: El Nino Bak Siram Bensin ke Bumi yang Sudah Terbakar
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 12.20
FOTO: Kemarau Melanda, Masjid Al-Azhar Jakarta Gelar Salat Istisqa
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 11.38
Duet Maut El Nino dan Emisi Manusia: Lautan Dunia Membara
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 11.29