PGN Bangun Rantai Nilai Ekonomi Sirkular, 871 Kg Sampah Plastik Diolah Jadi Produk Bernilai Jual
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Rumah Hijau Nusantara membangun rantai nilai ekonomi sirkular dengan menggandeng komunitas di wilayah operasinya. Program ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cilegon, Kertabumi Recycling Centre, National Geographic Indonesia, dan Bank Sampah Al-Bustaniyah Cilegon untuk meningkatkan pengolahan sampah plastik dan menyiapkan pasar produk daur ulang agar menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan.
Sebagai dukungan, PGN menyerahkan peralatan seperti mesin pencacah (shredder), mesin extruder, cold press, scroll and table saw, serta oven kepada Bank Sampah Al-Bustaniyah. Bantuan ini bertujuan meningkatkan produksi, kualitas produk, dan memperluas peluang usaha. Dalam dua bulan terakhir, program ini berhasil mengolah 871 kilogram sampah plastik menjadi produk bernilai tambah, termasuk furnitur, tempat tisu, gantungan kunci, tasbih, dan item daur ulang lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Malyudin, mengapresiasi kolaborasi ini dan berharap Program Rumah Hijau Nusantara terus dikembangkan untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kota Cilegon, mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 18.07
Rumah Hijau Nusantara Ciptakan Nilai Tambah dari Sampah Plastik
Berita terkait
Bank Sampah Cemara Asri Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 23.04
Botol Plastik Disulap Jadi Kain, PURANA Dorong Fashion Berkelanjutan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 20.45
Teknologi Tepat Guna Dorong Kelurahan Gedog Jadi Sentra Ekonomi Sirkular dan Produk Inovatif
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.21
Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun, Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 16.41