Rumah Hijau Nusantara Ciptakan Nilai Tambah dari Sampah Plastik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4152953/original/031001700_1662733562-Aldo2.jpg)
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mengembangkan Program Rumah Hijau Nusantara bersama Pemkab Cilegon dan komunitas lokal untuk menciptakan nilai tambah dari sampah plastik melalui ekosistem daur ulang berbasis ekonomi sirkular. Program ini mendukung Bank Sampah Al-Bustaniyah Cilegon dengan penyerahan mesin pencacah, extruder, cold press, scroll & table saw, serta oven.
Dalam dua bulan terakhir, program ini berhasil mengolah 871 kilogram sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi seperti furniture, tempat tisu, gantungan kunci, dan tasbih. Kolaborasi juga melibatkan Kertabumi Recycling Centre dan National Geographic Indonesia untuk memperkuat rantai nilai dari pengolahan hingga pemasaran produk hasil daur ulang.
Krisdyan Widagdo Adhi, Division Head CSR PGN, menekankan bahwa sampah harus dipandang sebagai sumber daya ekonomi, bukan limbah. PGN berencana menjadi penghubung offtaker bagi produk Bank Sampah Al-Bustaniyah untuk memperluas komersialisasi pasar dan mendampingi UMKM. Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Cilegon Sabri Malyudin menegaskan bahwa penguatan hilirisasi menjadi kunci agar produk daur ulang memiliki pasar berkelanjutan dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 03.15
PGN Bangun Rantai Nilai Ekonomi Sirkular, 871 Kg Sampah Plastik Diolah Jadi Produk Bernilai Jual
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 10.46
PGN Dukung Pengembangan Ekosistem Daur Ulang di Cilegon
Berita terkait
Botol Plastik Disulap Jadi Kain, PURANA Dorong Fashion Berkelanjutan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 20.45
Teknologi Tepat Guna Dorong Kelurahan Gedog Jadi Sentra Ekonomi Sirkular dan Produk Inovatif
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.21
Bank Sampah Cemara Asri Ubah Limbah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 23.04
PLN dan Komunitas Rappo Makassar 'Sulap' 10,5 Ton Sampah Jadi Furnitur
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.45