Piala Dunia 2026 Jadi Ladang Judi Online, Deposit Tembus Rp1,02 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PPATK melaporkan bahwa jaringan judi daring memanfaatkan Piala Dunia 2026 untuk mendorong taruhan sepak bola. Pada pertengahan Juni hingga Juli 2026, mereka mengidentifikasi deposit senilai Rp1,02 triliun dalam 6.001.352 transaksi. Penutupan sementara dilakukan pada 2.815 rekening dengan total saldo Rp325,43 miliar. Dalam analisis transaksi judi daring Semester I 2026, perputaran dana mencapai Rp86,82 triliun dalam 467,32 juta transaksi, dengan deposit senilai Rp22,05 triliun dalam 226,76 juta transaksi melalui bank, dompet elektronik, dan QRIS. QRIS mendominasi deposit judi daring, mencapai Rp12,36 triliun (56% total deposit) dalam 198,77 juta transaksi (87,66% frekuensi). Meskipun perputaran dana judi daring turun 12,9% dibandingkan Semester I 2025, jumlah transaksi melonjak 167,2%, deposit naik 26% dan frekuensi naik hampir 140%. Peningkatan ini mencerminkan kemampuan deteksi yang lebih baik dan partisipasi pelapor. Piala Dunia harusnya menjadi momen untuk menikmati prestasi dan sportivitas, bukan pintu masuk untuk perjudian. Masyarakat dapat terus menggunakan QRIS dengan memperhatikan nama merchant, nominal pembayaran, dan tujuan transaksi sebelum menyetujui.", "tags": ["piala dunia 2026", "judi daring", "ppatk ri"]
Bagikan
Berita terkait
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Kematian Presenter TVRI
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 16.51
Kontrak Lahan SPPG di Lamongan Dihentikan Buntut Dugaan Asusila Pegawai
Detik.com · 27 September 2026 pukul 16.47
ASN Kemenekraf Peserta Latsarmil Komcad di Halim Meninggal Dunia
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 16.46
Boni Hargens: Polri dan Ulama Bersenyawa untuk Keutuhan Bangsa
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 16.40