Pidato Presiden Mengecewakan PPPK Paruh Waktu, 20 Ribu GTK Siap Bergerak ke Istana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pidato Presiden Prabowo Subianto menjelang HUT ke-81 R1 tidak memberikan kejelasan mengenai penyelesaian PPPK paruh waktu, sehingga mengecewakan para guru dan tenaga kependidikan (GTK). Sekretaris Jenderal DPP Guru Tenaga Kependidikan Nusantara (GTKN) Ratna Purwakesi menyampaikan rasa hormat atas kebijakan pembangunan yang disampaikan, namun sekaligus menyatakan kekecewaan mendalam karena isu PPPK paruh waktu menuju penuh waktu belum terselesaikan. Ratna menekankan bahwa hal ini bukan sekadar soal status, tetapi menyangkut kepastian masa depan ribuan guru yang telah bertahun-tahun mengabdi ke negara.
Sekitar 20 ribu anggota GTK Nusantara siap bergerak ke Jakarta untuk menuntut kepastian nasib PPPK paruh waktu. GTKN akan menggelar aksi yang damai, tertib, dan konstitusional di depan Istana Negara dan/atau DPR RI, lengkap dengan tenda dan perbekalan untuk aksi selama tiga hari. Aksi ini diancam dilaksanakan jika aspirasi mereka tidak mendapatkan jawaban yang jelas dari pemerintah.
GTKN juga mengingatkan Presiden Prabowo bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya soh sekedar membangun infrastruktur, tetapi juga harus mencakup kepastian status dan nasib bagi para pendidik yang mendukung sistem pendidikan negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 01.40
Tak Ada Kenaikan Gaji atau Tunjangan, Isu Kesejahteraan Guru Tak Muncul dalam Pidato Prabowo
Berita terkait
Pernyataan Terbaru Mendikdasmen soal Guru Honorer dan PPPK Paruh Waktu, Makin Dekat
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 05.12
Kabupaten Tasikmalaya Kekurangan 2.944 Guru untuk SD dan SMP
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.15
Hakim Selalu dalam Ingatan, Guru dan Nakes Lagi-lagi Terlupakan
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
14 Agustus 2026 Jadi Titik Balik atau Titik Didih PPPK Paruh Waktu?
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.22