Pigai Minta HAM Diajarkan Lewat Buku Khusus di Sekolah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5189152/original/018925300_1744761187-IMG-20250415-WA0035.jpg)
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mendorong agar materi HAM diajarkan secara khusus di sekolah melalui buku panduan tersendiri, bukan hanya sebagai bagian dari mata pelajaran lain. Usulan ini sedang dibahas dengan Kementerian Pendidikan. Pigai menekankan bahwa pemahaman HAM harus diberikan secara terstruktur karena prinsip HAM melekat pada setiap manusia sejak lahir hingga meninggal. Ia juga mengusulkan alokasi khusus untuk materi HAM dalam kurikulum nasional, yang dapat ditempatkan dalam muatan pendidikan etika dan moral. Upaya ini merupakan agenda jangka panjang yang membutuhkan penyesuaian kebijaman, termasuk perubahan undang-undang atau kurikulum nasional di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.40
Pendidikan Khas Kejogjaan di Perguruan Tinggi Diluncurkan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 08.30
Natalius Pigai: Saya Menteri Paling Progresif Sepanjang Sejarah RI
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 01.33
Ledakan Granat di Sekolah Afghanistan, 42 Anak Terluka
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.03
Punya Ruang STEAM hingga Podcast, Gedung Baru Sekolah Citra Berkat Tampung 2.000 Siswa
Berita terkait
Berkat Pajak dari Masyarakat, Jutaan Siswa di Jabar Nikmati Bantuan Pendidikan
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 14.30
Dua SD Rusak Dibongkar, Pemprov DKI Bangun Gedung 4 Lantai Rp50 Miliar
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 12.00
Forum Intelektual Desak Pemerintah Tak Sering Gonta-ganti Kurikulum
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 05.50
Bantu Pembentukan Karakter Siswa, Hanta Yuda Resmikan 3 Masjid di Sekolah-sekolah Babel
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 12.05