Pihak Eks Ketua Yayasan Buka Suara soal Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) membuka suara terkait temuan ratusan senjaman di sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Direktur Utama Perbakin, Alhadid Endar Putra, memastikan bahwa 995 pucuk senjata yang ditemukan adalah airsoft gun milik perusahaan dengan izin resmi nomor SI/5483-XII/2008. Senjata tersebut disimpan di gudang sekolah sebagai bagian dari rencana kerja sama untuk membuat ekstrakurikuler menembak target yang ditujukan untuk mendukung atlet muda pada Asian Games. Namun, rencana ini terhenti setelah pembina yayasan yang terlibat meninggal dunia pada 2024-2025. Alhadid menjelaskan bahwa sebagian besar airsoft gun sudah tidak bisa digunakan karena kondisinya rusak dan karat sejak 2008. Selain itu, hanya satu pucuk senjata api yang ditemukan, yang juga memiliki izin resmi dan tidak dilengkapi magazin atau amunisi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 15.00
Polisi: Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel Tak Terkait Kegiatan Ekskul
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 11.27
Tepis Pengakuan Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah: Tak Ada Kegiatan Ekskul Menembak
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 19.49
Penjelasan eks Ketua Yayasan Soal 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Berita terkait
MenPPPA Minta Polisi Usut Temuan Senjata di Sekolah, Soroti Kondisi Siswa
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 08.51
Sosok Pemilik Nyaris Seribu Senjata dalam Sekolah di Jaksel Terkuak
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 06.33
'Bunker' di Kasus Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel Sudah Dicek, Apa Isinya?
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.33
Polisi Ungkap Pemilik Senpi di Sekolah Swasta Jaksel Sudah Meninggal
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 14.58