Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tepis Pengakuan Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah: Tak Ada Kegiatan Ekskul Menembak

Kuasa hukum yayasan sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Hermawanto membantah klaim adanya kegiatan ekstrakurikuler menembak di sekolah tersebut. Hermawanto menyatakan, berdasarkan pengakuan para guru lama, tidak pernah ada kegiatan ekskul menembak di sekolah. Ia juga menegaskan pihaknya tidak mengetahui asal-usul ratusan senjata api dan airsoft gun yang ditemukan, karena kliennya baru masuk dan menjabat sebagai pengganti mantan ketua yayasan. Proses penggantian dimulai sejak 18 April 2026 dan masih berlangsung hingga kini.

Sebelumnya, PT Lokta Karya Perbakin memastikan bahwa 995 senjata api hingga airsoft gun yang ditemukan di sekolah tersebut merupakan senjata legal. Senjata-senjata itu diklaim sebagai milik PT Lokta Karya Perbakin dan diperuntukkan untuk kebutuhan ekstrakurikuler menembak. Hal ini bertentangan dengan pernyataan Hermawanto yang menyatakan tidak adanya kegiatan ekskul menembak di sekolah.

Kontroversi ini muncul setelah mantan ketua yayasan, yang diwakili oleh Alhadid Endar Putra, mengakui keberadaan ratusan senjata di sekolah. Selain senjata, ditemukan juga barang lain seperti sabu hingga 30 CD porno di ruang eks-ketua yayasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait