Pimpinan Ponpes di Lombok Mengundurkan Diri Usai Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tuan Guru H. Muhammad Imaduddin Sumar, pimpinan Pondok Pesantren Abul Barokat Wan Nafahat Bonkatin di Lombok Tengah, mengundurkan diri setelah dugaan kasus pelecehan seksual terhadap sejumlah santri. Ia mengundurkan diri demi menjaga kelancaran proses belajar mengajar di pesantren dan menghindari gangguan akibat kasus yang sedang berkembang. Imaduddin menegaskan masalah yang dihadapi merupakan permasalahan pribadi yang tidak berkaitan langsung dengan institusi pesantren. Ia siap menghadapi proses hukum secara pribadi untuk membuktikan kebenaran. Kuasa hukumnya, Yuda Adhitya, mengaku baru mengetahui laporan setelah kasus viral dan akan memberikan bantahan saat diperiksa penyidik.
Bagikan
Berita terkait
Orang Tua Santri Ramai-ramai Jemput Anak Usai Dugaan Pelecehan di Ponpes Lombok
kumparan · 22 September 2026 pukul 14.25
Sekda Banyumas Ajukan Pengunduran Diri
kumparan · 25 September 2026 pukul 22.24
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Konten Boneka di Tunjungan Lebih dari 100 Perempuan
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 17.32
Penumpang Mikrotrans Diduga Alami Pelecehan, Transjakarta Telusuri
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.54