Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

PLN Indonesia Power Bangun Ekosistem Energi Terintegrasi

PLN Indonesia Power Group memperkuat transformasi bisnis dan transisi energi melalui tiga kolaborasi strategis dalam ajang Electricity Connect 2026. Kolaborasi ini mencakup pengembangan PLTS terintegrasi Battery Energy Storage System (BESS), penguatan layanan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO), hingga pengembangan kapabilitas MRO nasional untuk menjangkau pasar Asia Pasifik. Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menekankan bahwa transisi energi tidak hanya tentang penambahan kapasitas pembangkit energi terbarukan, tetapi juga memperkuat keandalan aset, industri pendukung, teknologi, dan kompetensi nasional.

Salah satu kolaborasi dilakukan dengan PT ACE Energy Service (ACEES) untuk proyek dedieselisasi di 10 lokasi terisolasi di Sulawesi Tengah. Proyek ini memiliki potensi kapasitas PLTS 60 MWp dan BESS 200 MWh, dengan estimasi investasi mencapai Rp3,3 triliun yang didukung pembiayaan konsorsium perbankan Korea dan Indonesia. Proyek juga bertujuan meningkatkan TKDN melalui penggunaan panel surya lokal dari Trina Mas Agra Indonesia dan berpotensi menurunkan BPP hingga Rp1.000/kWh.

Di bidang pengelolaan aset, PLN Indonesia Power Services bekerja sama dengan PT ABB Sakti Industri untuk memperkuat layanan pemeliharaan dan pengadaan generator, motor, serta Variable Speed Drive (VSD)/inverter. Inisiatif ini mendukung upaya PLN Indonesia Power untuk menciptakan nilai tambah dari transisi energi, termasuk efisiensi, penguatan industri dalam negeri, dan meningkatkan kompetitivitas Indonesia di tingkat regional.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait