PLN Teken 5 Kolaborasi Strategis, Nilainya Tembus Rp3,3 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT PLN Group menjalin 5 kolaborasi strategis bernilai Rp3,3 triliun melalui Electricity Connect 2026. Kolaborasi mencakup dedieselisasi PLTS & BESS di wilayah terisolasi, modernisasi gardu induk tegangan tinggi berbasis TKDN, penguatan rantai pasok komponen kritis, pemeliharaan aset, dan ekspansi layanan MRO di Asia-Pasir. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan Presiden Prabowo menetapkan target Net Zero Emissions 2050-2060 dengan 70% energi baru terbarukan dan 100 GW PLTS. Program PLTS 100 GW membutuhkan investasi Rp1,140 triliun, diproyeksikan menghemat Rp73,9 triliun/tahun, menyerap 5,518 juta tenaga kerja, dan mengurangi emisi 140,16 juta ton CO2. PLN menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, akademisi, dan industri untuk mencapai kedaulatan energi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 14.28
ESDM Jamin Proyek PLTS 100 GW Tak Bebani Tarif Listrik Masyarakat
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 14.00
PLN Resmi Kantongi Kesepakatan Rp3,3 Triliun, Buat Proyek Apa Saja?
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 13.49
PLN Group Teken 5 Kolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hinggaTembus Rp3,3 Triliun
Detik.com · 24 September 2026 pukul 09.41
PLN Garap PLTS 60 MWp-BESS 200 MWh di Sulawesi Tengah Rp 3,3 T
Berita terkait
PLN Group Teken 5 Kolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 T
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.38
Fase 1 Program Nuklir Nasional Rampung, PLN Tunggu In-Depth Mission IAEA
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 18.10
Satu Pembangkit Listrik Nuklir Masuk Roadmap PLN, Operasi Perdana Diproyeksi 2037
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 16.00
PLN Kejar Lelang Pembangkit Listrik Nuklir Mulai Januari 2027
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.44