PM Israel Tolak Gencatan Senjata atau Tarik Pasukan dari Gaza sesuai Rencana Trump
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak rencana gencatan senjata atau penarikan pasukan dari Jalur Gaza sebagaimana diusulkan dalam peta jalan Presiden AS Donald Trump. Pernyataan penolakan ini disampaikan Netanyahu kepada utusan Dewan Perdamaian PBB, Nickolay Mladenov, dalam pertemuan pada Senin (4/8/2026). Netanyahu menegaskan Israel tidak akan menarik diri dari posisi yang dikuasainya di Gaza dan menolak gencatan senjata.
Alasan penolakan yang disampaikan adalah klaim bahwa Hamas terus membangun kembali kemampuan militernya, yang dianggap sebagai ancaman langsung bagi tentara Israel dan masyarakat di sekitar Gaza. Sebelumnya, Dewan Keamanan Nasional Israel telah menyampaikan keberatan-keberatan Netanyahu mengenai syarat-syarat peta jalan gencatan senjata kepada Dewan Perdamaian dan tim Presiden AS. Informasi ini dikutip dari harian Israel 'Hayom' yang mengutip sumber-sumber Israel yang tidak disebutkan namanya.
Bagikan
Berita terkait
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Meningkat, UNIFIL Catat 208 Proyektil dalam Sehari
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 05.09
Serangan Pemukim Israel Terhadap Warga Palestina Mencapai Tingkat yang Tidak Dapat Ditoleransi
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.00
Israel Tahan Jenazah 1.700 Warga Palestina sebagai Alat Tawar di Masa Depan
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 19.31
PBB Klaim Kekerasan dan Aneksasi di Tepi Barat Makin Memburuk
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 18.20