PBB Buka-Bukaan 214 Perusahaan yang Terlibat Bisnis Pemukiman Ilegal Israel, Ini Daftarnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR) memperbarui basis data perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis di permukiman ilegal Israel di Palestina. Saat ini terdapat 214 perusahaan dari 11 negara, termasuk Israel, Amerika Serikat, Inggris, dan China. Sektor yang terlibat meliputi pertanian, transportasi, energi, hingga perhotelan, dengan nama besar seperti Airbnb, Booking.com, dan TripAdvisor turut tercantum.
Dari total tersebut, 200 perusahaan dinilai berkontribusi terhadap dampak negatif bagi hak penentuan nasib sendiri rakyat Palestina, sementara 14 lainnya memiliki keterkaitan langsung. OHCHR menekankan bahwa laporan ini bertujuan mengingatkan perusahaan akan tanggung jawab menghormati hak asasi manusia dan melakukan uji tuntas sesuai standar internasional. Basis data ini pertama kali dibuat pada 2020 dan terus diperbarui berdasarkan Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 11.15
Terekam Google Earth: Skala Kehancuran Gaza yang Mengguncang Nalar
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 10.32
Indonesia tolak tudingan dugaan pelanggaran HAM sistematis di Papua
Berita terkait
Serangan Israel Sebabkan Pengungsian Warga Palestina di Tepi Barat Sejak 2023
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 21.00
ASEAN Terbelah di Ruang Sidang PBB: 4 Negara Walkout, 7 Tetap Hadir Saat Netanyahu Berpidato
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 13.31
Kala Delegasi Sejumlah Negara Walkout saat Netanyahu Pidato di PBB
kumparan · 26 September 2026 pukul 06.00
Ketua MUI Apresiasi Sikap Tegas Delegasi Indonesia Walk Out saat Netanyahu Pidato di PBB
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 17.02