Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Ingatkan Jangan Tersusupi Agenda Kepentingan Politik Tertentu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polemik muncul setelah pembentukan Kabinet Bayangan yang dikomandani oleh pakar hukum tata negara Feri Amsari. Pengamat politik Jerry Massie, yang juga Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), memberikan peringatan agar Kabinet Bayangan tidak tersusupi agenda kepentingan kelompok atau pribadi tertentu.
Dalam wawancara dengan SindoNews pada Kamis, 30 Juli 2026, Jerry menjelaskan bahwa dalam demokrasi, perlu ada pihak yang memantau, mengkritisi, dan memberikan masukan konstruktif bagi pemerintah. Namun, ia menilai Kabinet Bayangan tidak perlu ada karena dianggap ilegal dan menyarankan agar kaum intelektual menggunakan nama lain untuk aktivitas serupa.
Jerry menegaskan bahwa oposisi yang memberikan pemikiran untuk kebaikan bangsa memang diperlukan. Tetapi, jika Kabinet Bayangan memiliki indikasi politik lain atau agenda demi kepentingan kelompok tertentu, hal itu merupakan kesalahan. Pernyataan ini menyoroti mekanisme kritik dalam demokrasi dan potensi penyalahgunaan oleh pihak-pihak tertentu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 14.50
Respons Kabinet Bayangan, Wapres tegaskan pentingnya pengawasan publik
Berita terkait
Kabinet Bayangan Bakal Kritisi Menteri yang Ngawur
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 16.41
Kabinet Bayangan Bisa Jadi Wadah Riset dan Evaluasi Kebijakan Pemerintah
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 06.04
PDIP Jabar Tak Takut Suara Tergerus oleh PSI Gegara Jokowi Pamer KTA di Bandung
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 20.03
Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2026-2031, Partai Ummat Siap Hadapi Pemilu 2029
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 21.53