Polisi Bakal Panggil Febrio Adiono Terkait Kasus Kematian Sutrimo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi akan memeriksa Febrio Adiono, pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung) yang namanya disebutkan terkait kematian Sutrimo di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa pemanggilan Febrio akan dilakukan dalam pembahasan oleh Ditreskrimum. Febrio dikonfirmasi sebagai staf administrasi di Kejaksaan RI, bukan seorang jaksa, dan merupakan ajudan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Setelah Febrie tersangkut kasus TPPU, Febrio kini hanya bertugas sebagai staf biasa.
Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di depan klinik pada Kamis (23/7) dan dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puri, di mana ia dinyatakan meninggal. Polda Metro Jaya bersama tim dokter forensik melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (12/8). Beberapa sampel dari jasad Sutrimo diambil untuk analisis oleh tim medis. Polisi masih menunggu hasil otomatis ekshumasi dari dokter forensik medicolegal sebelum mengumumkan temuan resmi ke publik.
Bagikan
Berita terkait
Staf Kejaksaan Agung Bakal Diperiksa Terkait Kematian Sutrimo
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 17.07
Polisi Usut Kejanggalan Kematian Sutrimo, Selidiki Barang Hilang
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.13
Polisi Ungkap Kejanggalan Kematian Sutrimo, Ada Barang Korban 'Hilang'
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.18
Di Balik Kematian Sutrimo Karumga Febrie, 8 Saksi Sudah Diperiksa, Ada Kejanggalan?
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.10