Polisi Belum Pastikan Teror Molotov di Komnas HAM Papua, Tunggu Labfor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua di Jayapura dilempari benda diduga bom molotov oleh orang tidak dikenal pada Rabu (9/9) pagi sekitar pukul 10.00-10.15 WIT. Benda berupa botol berisi cairan mudah terbakar dilengkapi sumbu dilempar ke arah motor parkir di halaman kantor. Kejadian ini tidak menyebabkan api besar dan tidak merusak bangunan kantor. Kapolresta Jayapura Kombes Fredrickus Maclarimboen menyatakan belum dapat memastikan apakah benda tersebut benar bom molotov, karena masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Papua. Pihak kepolisian sedang mengumpulkan barang bukti dan menyelidiki motif serta identitas pelaku. Komnas HAM pusat mendesak penyelidikan menyeluruh dan penanganan kasus ini sebagai bentuk terorisme. Koalisi Penegak Hukam dan HAM Papua juga mendesak Presiden, Kapolri, dan Menteri HAM turun tangan. Menteri HAM Natalius Pigai meminta penyelidikan objektif dan perlindungan bagi pimpinan Komnas HAM Papua. Kasus serupa pernah terjadi pada 2022-2024 di kantor LBH Papua, media Tabloid Jubi, dan kediaman jurnalis Viktor Mambor, namun belum terungkap pelakunya.
Bagikan
Berita terkait
MenHAM Pigai Minta Polda Serius Usut Teror Molotov ke Komnas HAM Papua
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.10
Uni Eropa Kecam Eskalasi Terorisme oleh Pemukim di Tepi Barat Palestina
VOI · 10 September 2026 pukul 10.15
Kantor Komnas HAM di Papua DIduga Dilempari Bom Molotov oleh OTK
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.20
Masyarakat Sipil Suarakan Urgensi Reformasi Peradilan Militer di Tengah Kasus Andrie Yunus
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 07.36