Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Polisi Kerahkan Anjing K-9 Cari Korban di Reruntuhan Gempa M 7 NTT

Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan anjing pelacak atau K-9 untuk membantu pencarian korban gempa bumi dengan magnitudo 7,7 di Pulau Flores, NTT. Gempa tersebut menyebabkan reruntuhan bangunan yang berpotensi menyimpan korban di bawah material. Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko, menyatakan bahwa Unit K-9 dari Polsatsatwa turut diperbantukan untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi korban. Polda NTT juga menyiapkan Satgas terpadu untuk memperkuat penanganan bencana di Nagekeo, dengan fokus pada kecepatan, koordinasi, dan keamanan publik.

Berbagai kekuatan kepolisian dikerahkan untuk menangani situasi di lapangan. Korps Brimob menurunkan personel search and rescue (SAR) untuk menyisir wilayah terdampak, termasuk area yang sulit dijangkau. Tim medis dan dokter juga disiapkan untuk membuka klinik lapangan, memberikan layanan kesehatan darurat, serta pendampingan psikologis bagi masyarakat yang terdampak. Tim Disaster Victim Identification (DVI) siap melakukan identifikasi korban secara ilmiah dan menghormati keluarga korban.

Di sisi lain, Satlantas Polri mengatur lalu lintas dan membuka koridor prioritas untuk memastikan akses darurat tetap terbuka. Kapolsek menekankan bahwa selain menyelamatkan masyarakat, keamanan lingkungan juga dijaga agar masyarakat yang sedang mengalami bencana tidak menjadi korban kejahatan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait