Polisi Pastikan Kematian Sutrimo karena Jantung Koroner, Bukan Diracun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi menyelesaikan penyelidikan terhadap kematian Sutrimo, pria yang ditemukan tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 23 Juli 2024. Hasil ekshumasi dan autopsi oleh tim gabung Polda Metro Jaya memperlihatkan penyebab kematian adalah jantung koroner atau penyakit jantung iskemik. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan berupa benda tajam, tumpul, maupun racun pada tubuh. Sutrimo ditemukan dalam keadaan mulut berbusa dan mengeluarkan cairan kuning akibat edema akut pada paru-paru. Pemeriksaan toksikologi juga tidak menemukan pestisida, alkohol, arsen, atau sianida, meskipun terdapat kafein pada beberapa organ.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 16.11
Kesimpulan Polisi: Belum Ada Bukti Tindak Pidana dalam Meninggalnya Sutrimo
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 10.08
Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Diumumkan Hari Ini
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.21
Polda Metro Umumkan Hasil Ekshumasi Sutrimo Besok
Berita terkait
Polda Metro Umumkan Hasil Forensik Jenazah Sutrimo Pekan Ini
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.18
Polisi Koordinasi ke Forensik dan Pihak Sutrimo soal Hasil Ekshumasi
Detik.com · 24 September 2026 pukul 11.14
Polda Metro Jaya Segera Umumkan Hasil Ekshumasi Sutrimo
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 23.14
Pengacara Tagih Hasil Ekshumasi dan Keberadaan Ponsel Sutrimo
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.54