Polisi Pastikan Kematian Sutrimo karena Jantung Koroner, Bukan Diracun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi menyelesaikan penyelidikan terhadap kematian Sutrimo, pria berusia 40-an yang ditemukan tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 23 Juli 2024. Hasil olah TKP dan ekshumasi pada 30 September 2024 menyatakan akhabatnya adalah penyakit jantung iskemik (jantung koroner) bukan pembunuhan. Tim gabung tidak menemukan tanda-tanda kekerasan berupa benda tajam, tumpul, maupun racun. Pemeriksaan toksikologi juga tidak menemukan pestisida, alkohol, arsen, atau sianida. Namun, ditemukan kafein di berbagai organ. Kondisi jenazah menunjukkan edema akut paru-paru yang menyebabkan mulut berbusa dan keluar cairan kuning.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 10.08
Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Diumumkan Hari Ini
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.21
Polda Metro Umumkan Hasil Ekshumasi Sutrimo Besok
Berita terkait
Polisi Pastikan Kematian Sutrimo karena Jantung Koroner, Bukan Diracun
JawaPos · 30 September 2026 pukul 17.15
Sedikit Lagi! Menanti Hasil Pemeriksaan Kematian Misterius Sutrimo
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 06.41
Polda Metro Umumkan Hasil Forensik Jenazah Sutrimo Pekan Ini
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.18
Ekshumasi Jasad Sutrimo Libatkan Ahli, Begini Kondisi Usai Dikubur 20 Hari
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.04