Polisi Sebut Saepul Pemutilasi Pria di Depok Gabung 5 Grup LGBT di Medsos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Police menyebut Saepul (26), pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap pria inisial K (51) di kontrakan kawasan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, merupakan penyuka sesama jenis. Saepul diketahui tergabung dalam lima grup LGBT di media sosial, tersebar di platform Facebook dan WhatsApp. Hal ini diungkapkan Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dalam keterangan pers pada Minggu (9/8/2026).
Pemicu pembunuhan berawal dari upaya Saepul yang hendak melakukan hubungan dengan korban. Korban menolak dan menampar pipi Saepul, yang kemudian memicu cekcok. Saepul mengambil pisau dan menusuk korban hingga tewas. Pembunuhan terjadi pada 23 Juli 2026 sore di kontrakan Saepul. Usai membunuh, Saepul sempat membiarkan korban sekarat sebelum memutilasi jasadnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 16.00
Penjelasan Polisi Soal Motif Pelaku di Kasus Jasad Mutilasi Dalam Karung di Depok
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 15.00
Pelaku Mutilasi Gay di Depok Pernah Jadi Guru Matematika dan Masuk TV
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 11.53
Ajakan Hubungan Intim di Balik Kasus Mutilasi Depok
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 18.00
Polisi Beberkan Fakta Baru di Kasus Mayat Mutilasi Dalam Karung di Depok, Singgung Soal Komunitas LGBT
Berita terkait
Polisi Dalami Temuan Obat dalam Rekonstruksi Kasus Mutilasi Cipayung Depok
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.00
Ada Saksi Mahkota di Kasus Saepul Mutilasi Pria, Sempat Cium Bau Darah
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.38
Saepul Jadi Tersangka Mutilasi di Depok, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 15.49
Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Incar Harta Korban
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.59