Polisi Siagakan 300 Personel Kawal Aksi PSHT di Surabaya, Pastikan Tak Ada Penyekatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polrestabes Surabaya menyiagakan sekitar 300 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa damai yang digelar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada Jumat (31/7). Wakapolrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto menyatakan personel disebar di sejumlah titik, termasuk lokasi berkumpulnya massa, dengan mengedepankan pendekatan persuasif.
Aksi tersebut dipicu kasus pembacokan di Jalan Basuki Rahmat. Kepolisian telah mengamankan sejumlah pelaku, sementara satu tersangka lainnya masih masuk daftar pencarian orang (DPO). Polrestabes Surabaya juga akan menertibkan aktivitas debt collector ilegal serta mendorong perusahaan pembiayaan menjalankan prosedur sesuai ketentuan agar kejadian serupa tidak terulang.
Polisi mengajak peserta aksi menyampaikan aspirasi langsung di Polrestabes Surabaya. Rosyid juga memastikan rumah di Surabaya yang menjadi tempat berkumpulnya massa merupakan milik warga asal Maluku, bukan kantor resmi maupun sekretariat organisasi tertentu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 19.14
Mal dan Gedung di Jakarta Pasang Pagar Tinggi Viral, Polda Metro: Situasi Masih Aman
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.00
Polisi Antisipasi Kedatangan Pesilat PSHT dari Luar Surabaya
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 16.37
AMKEI Serukan Perdamaian, Percayakan Penanganan Bentrokan Matraman ke Polisi
Berita terkait
Kapolri Pastikan Tindak Pelaku Penyebaran Hoaks Demo
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 15.47
Korban Pembacokan Debt Collector Belum Bisa Beraktivitas, PSHT: Tangkap Semua Pelaku
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 20.32
PSHT Ancam Gelar Aksi Lebih Besar Jika DPO Pembacokan Tak Kunjung Ditangkap
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 20.02
Aksi PSHT di Surabaya Berakhir Damai, Polisi Pastikan Satu Pelaku Pembacokan Diburu
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.37