Polisi Tangkap Hacker Bobol Ratusan Website Kampus Buat Judi Online
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap seorang hacker bernama Adjani Ardhian Kusuma karena membobol ratusan website resmi milik universitas, sekolah, instansi pemerintah, dan lembaga swasta. Website-website tersebut dialihfungsikan sebagai sarana promosi judi online. Adjani ditangkap di Kabupaten Demak pada Selasa (21/7).
Dalam menjalankan aksinya, Adjani meretas 80 website sekolah, 20 website universitas, 13 website pemerintahan, dan 147 website swasta. Ia menjual setiap website yang diretas dengan harga Rp100.000 hingga Rp1.000.000, dengan estimasi keuntungan mencapai Rp200 juta hingga Rp500 juta. Hacker ini mengaku belajar hacking secara otodidak sejak 2023 dan beraksi sendirian.
Penangkapan bermula dari patroli siber yang menemukan aktivitas mencurigakan di Telegram. Barang bukti yang disita meliputi telepon seluler, akun dompet digital, rekening bank, dan akun media sosial. Adjani terancam hukuman penjara paling lama 8 tahun berdasarkan hukum yang berlaku.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 08.22
Dana Judi Online Turun Susut Rp287 Triliun, Bandar Besar Kini Jadi Target Utama
Berita terkait
PPATK Ungkap Deposit Judi Online Terkait Piala Dunia 2026 Tembus Rp 1 Triliun
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.31
Serentak di 38 Daerah, Siswa Jatim Belajar Langsung dari Veteran
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.45
Susunan Resmi Upacara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026 di Istana Negara
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.15
Kalah Judol, Pria di Ogan Ilir Bakar Rumahnya, Lalu Merembet ke 5 Rumah Lain
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 22.00