Politisi Anti-Muslim Andy Ogles Keok dalam Pemilihan Pendahuluan AS, Padahal Didukung Trump
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Andy Ogles, anggota Kongres AS dari Tennessee yang dikenal anti-Muslim, kalah dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik. Ia kalah meskipun didukung Presiden Donald Trump, yang selama ini dianggap sebagai 'tiket emas' bagi kandidat Partai Republik. Ogles yang telah menjabat dua periode dikalahkan Charlie Hatcher, peternak sapi perah dan pejabat pertanian negara bagian Tennessee, yang juga menyatakan dukungannya terhadap Trump. Hatcher berkampanye dengan slogan 'pekerjakan seorang petani' dan mengeluarkan dana lebih besar berkat aliran dana dari kelompok luar yang mendukung platformnya, termasuk upaya menghidupkan kembali produksi energi terbarukan.
Kekalahan tak terduga ini antara lain dipicu oleh penataan ulang batas daerah pemilihan tempat Ogles mencalonkan diri, yang dimungkinkan setelah putusan Mahkamah Agung AS melemahkan Undang-Undang Hak Pilih. Selain itu, Ogles kerap menyerang kelompok tertentu. Ia pernah menulis di X bahwa 'homoseksualitas tidak memiliki tempat di Amerika', tetapi lebih sering menyerang umat Muslim dibanding kelompok lain. Sebagai pendukung setia Israel dan anggota House Freedom Caucus yang berhaluan kanan keras, Ogles melontarkan beberapa usulan garis keras yang menyasar umat Muslim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 16.49
Eks Pengacara Pribadi Trump Resmi Jadi Jaksa Agung AS
Berita terkait
Trump: Semua Orang Menginginkan Saya Tiga Periode, tetapi...
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.33
Trump ingin tiga periode, tapi terganjal konstitusi AS
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 14.55
Politisi Murtad yang Didukung Trump Kalah Pemilihan Pendahuluan, Justru karena Namanya Khas Muslim
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 09.00
Kesenjangan Gaji CEO dan Karyawan Meningkat, Segini Pendapatan Elon Musk dan Trump
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.00