Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Polres Sikka dan Brimob Bangun Tenda Darurat di RSU Santo Gabriel Kewapante

Polres Sikka dan Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor Maumere segera membantu penanganan pasien di RSU Santo Gabriel Kewapante pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Pasien dievakuasi ke area parkir untuk mengantisipasi gempa susulan dan risiko bangunan. Koordinasi pemasangan tenda darurat dimulai pukul 08.30 Wita antara Polsek Kewapante dan Brimob.

Tenda pertama dipasang pukul 08.45 Wita di halaman UGD untuk pelayanan UGD dan NICU. Rumah sakit merawat 56 pasien dewasa dan 15 bayi. Pukul 10.00 Wita dua tenda tambahan dipasang untuk pasien kebidanan dan bayi. Rumah sakit masih membutuhkan tenda tambahan dari BPBD Kabupaten Sikka.

Dua korban luka dari Pelabuhan L. Say Maumere juga dirawat di sini. Suster Dokter Yustina Wela (55 tahun) mengalami tiga luka di kepala. Yohana Jaji (67 tahun) mengalami luka benturan di kepala dan memar di tangan kanan. Mereka hendak ke Lembata. Pemasangan tenda selesai pukul 11.00 Wita. Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengimbau masyarakat tetap tenang serta waspada gempa susulan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait