Polres Sikka dan Brimob Bangun Tenda Darurat di RSU Santo Gabriel Kewapante
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polres Sikka dan Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor Maumere segera membantu penanganan pasien di RSU Santo Gabriel Kewapante pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Pasien dievakuasi ke area parkir untuk mengantisipasi gempa susulan dan risiko bangunan. Koordinasi pemasangan tenda darurat dimulai pukul 08.30 Wita antara Polsek Kewapante dan Brimob.
Tenda pertama dipasang pukul 08.45 Wita di halaman UGD untuk pelayanan UGD dan NICU. Rumah sakit merawat 56 pasien dewasa dan 15 bayi. Pukul 10.00 Wita dua tenda tambahan dipasang untuk pasien kebidanan dan bayi. Rumah sakit masih membutuhkan tenda tambahan dari BPBD Kabupaten Sikka.
Dua korban luka dari Pelabuhan L. Say Maumere juga dirawat di sini. Suster Dokter Yustina Wela (55 tahun) mengalami tiga luka di kepala. Yohana Jaji (67 tahun) mengalami luka benturan di kepala dan memar di tangan kanan. Mereka hendak ke Lembata. Pemasangan tenda selesai pukul 11.00 Wita. Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengimbau masyarakat tetap tenang serta waspada gempa susulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 20.20
TNI-Polri Evakuasi Pasien Dua Rumah Sakit Labuan Bajo ke Tenda Darurat
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 08.00
Polisi Sikka Berhasil Tembus Desa Terisolasi yang Terdampak Gempa NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 23.16
Foto: RSUD Ruteng Rusak Usai Gempa NTT, Pasien Dirawat di Tenda Darurat
Berita terkait
Gibran dan Bayi Berselimut Kuning di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.18
Kemendikdasmen bagikan 100 tenda darurat sekolah terdampak gempa NTT
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 19.08
Takut ke Rumah karena Gempa Susulan, Warga Manggarai NTT Butuh Tenda
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.48
BNPB Percepat Bantuan Rumah Rusak dan Huntara untuk Korban Gempa NTT
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 03.00