Potensi Kerugian Capai Rp123,1 Triliun, Celios Soroti Minimnya Anggaran Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai kebijakan anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum memadai. Minimnya dana untuk karhutla dan pemangkasan transfer ke daerah untuk program prioritas seperti MBG berpotensi mengurangi kesiapsiagaan fiskal. Estimasi biaya ekonomi dan kesehatan karhutla Januari-Agustus 2026 mencapai Rp123,1 triliun, termasuk kerusakan aset fisik Rp29,54 triliun dan biaya kesehatan Rp9,75 triliun. Beberapa poin penting: Celios menyoroti tidak ada sistem persiapan dana bencana, pemangkasan transfer daerah untuk MBG, estimasi biaya ekonomi Rp29,54 triliun, biaya kesehatan Rp9,75 triliun, potensi klaim BPJS meningkat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 11.54
Tim BTB Bantu Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat dan Selatan
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 21.49
Pakar Ungkap Bahaya Partikel Mikro dari Karhutla yang Mengganggu Paru-Paru
VOI · 5 September 2026 pukul 19.40
Karhutla Semakin Kritis, Ketua DPR Minta Pemerintah Optimalisasi Penanganan Demi Lindungi Masyarakat
kumparan · 5 September 2026 pukul 19.10
Perkuat Silaturahmi, Wali Kota Pekanbaru Ajak Ulama Doa Bersama Cegah Karhutla
Berita terkait
Indef: Karhutla Kalimantan Picu Efek Berantai yang Rugikan Ekonomi Lokal
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.04
Karhutla Makin Meluas, Jadi Sorotan DPR
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 07.00
BNPB Sebut Karhutla Mendominasi Bencana di Indonesia, Berikut Ini Daerahnya
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 16.56
PTBA Instalasi Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur
kumparan · 5 September 2026 pukul 10.58