Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Pakar Ungkap Bahaya Partikel Mikro dari Karhutla yang Mengganggu Paru-Paru

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Arief Riadi Arifin, Sp.P(K), MARS, menyampaikan bahwa partikel mikro, khususnya PM2.5, merupakan komponen berbahaya dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Partikel berukuran sangat kecil ini dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan hingga mencapai bagian terdalam paru-paru. Semakin kecil ukuran partikel, semakin dalam pula penetrasinya ke dalam tubuh, bahkan hingga ke pembuluh darah.

Paparan partikel mikro ini dapat memicu proses peradangan dan stres oksidatif yang berpotensi memengaruhi berbagai organ tubuh. Oleh karena itu, Arief menekankan bahwa masyarakat tidak boleh menganggap kabut asap karhutla hanya sebagai persoalan lingkungan semata. Asap karhutla merupakan campuran kompleks yang mengandung karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (NOx), ozon, sulfur dioksida, dan partikulat dengan ukuran berbeda.

Dampak kesehatan dari paparan partikel ini bersifat serius karena kemampuannya untuk menembus jaringan paru-paru dan masuk ke aliran darah. Masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap kualitas udara dan mengambil langkah perlindungan diri saat kondisi kabut asap terjadi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait